Informasi ringkas mengenai sistem pembelajaran, beban studi, sistem kredit semester,
dan penilaian akademik pada Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman.
Program Studi Agroekoteknologi menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan
ilmu tanaman, tanah, lingkungan, teknologi budidaya, perlindungan tanaman,
riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sistem pendidikan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi
dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian berkelanjutan,
khususnya pada agroekosistem tropika lembap.
Sistem Kredit Semester digunakan untuk mengatur beban belajar mahasiswa,
beban kerja dosen, dan penyelenggaraan kegiatan akademik dalam satu semester.
Satuan yang digunakan adalah SKS.
Nilai kredit menggambarkan beban belajar yang harus ditempuh mahasiswa
dalam satu mata kuliah. Beban studi dapat mencakup kuliah teori, praktikum,
kerja lapangan, tugas terstruktur, presentasi, dan penyusunan laporan.
Pada bidang Agroekoteknologi, beban studi tidak hanya menekankan penguasaan
konsep, tetapi juga keterampilan analisis, observasi lapangan, kemampuan laboratorium,
dan pemecahan masalah pertanian.
Beban studi mahasiswa dalam satu semester ditetapkan dengan mempertimbangkan
kurikulum, prasyarat mata kuliah, capaian akademik sebelumnya, dan arahan
dosen pembimbing akademik.
Penilaian kemampuan akademik dilakukan untuk mengukur pencapaian mahasiswa
terhadap capaian pembelajaran mata kuliah. Penilaian dapat mencakup tugas,
kuis, ujian tengah semester, ujian akhir semester, praktikum, laporan,
presentasi, proyek, dan partisipasi akademik.
Beban belajar Program Studi Agroekoteknologi disusun untuk membentuk kompetensi
akademik, profesional, dan sosial mahasiswa. Kegiatan pembelajaran meliputi
teori, praktikum, observasi lapangan, riset, pengabdian kepada masyarakat,
magang atau kegiatan MBKM, serta tugas akhir.
Seluruh proses pembelajaran diarahkan agar lulusan mampu berkontribusi dalam
pengembangan pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya lahan, perlindungan
tanaman, dan inovasi teknologi pertanian.
Sistem Pendidikan dan Penilaian Mahasiswa
01
Pendahuluan
Gambaran umum sistem pendidikan Agroekoteknologi.
02
Sistem Kredit Semester
Dasar pengaturan beban belajar mahasiswa.
03
Nilai Kredit dan Beban Studi
Hubungan SKS dengan aktivitas pembelajaran.
04
Beban Studi Dalam Semester
Pengambilan mata kuliah setiap semester.
05
Penilaian Kemampuan Akademik
Kriteria nilai A, B, C, D, dan E.
Nilai
Keterangan
A
Sangat baik. Mahasiswa menunjukkan penguasaan materi dan capaian pembelajaran yang sangat kuat.
B
Baik. Mahasiswa menunjukkan pemahaman materi dan capaian pembelajaran yang baik.
C
Cukup. Mahasiswa memenuhi capaian pembelajaran minimum pada mata kuliah.
D
Kurang. Mahasiswa belum menunjukkan penguasaan yang memadai dan perlu peningkatan.
E
Tidak lulus. Mahasiswa belum memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah.
06
Beban Belajar Program Pendidikan
Rangkaian pembelajaran hingga tugas akhir.
Sistem Pendidikan
SKS
Satuan beban pembelajaran untuk kegiatan kuliah, praktikum, tugas, dan pembelajaran mandiri.
A-E
Kriteria nilai akhir mahasiswa menggunakan huruf A, B, C, D, dan E.
OBE
Pembelajaran diarahkan pada capaian pembelajaran lulusan dan kompetensi bidang pertanian.
Kegiatan Terjadwal
Kuliah, responsi, praktikum, seminar, diskusi, dan kegiatan akademik lain
yang dilaksanakan sesuai jadwal.
Kegiatan Mandiri
Membaca referensi, menyusun tugas, menyiapkan laporan praktikum, dan pendalaman materi.