Agroekoteknologi / Kolaborasi Internasional

AGT Unmul Perkuat Jejaring Internasional melalui Kolaborasi Riset dengan Okayama University, Jepang

Program Studi Agroekoteknologi · Fakultas Pertanian · Universitas Mulawarman

Samarinda — Program Studi Agroekoteknologi (AGT), Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman terus memperkuat jejaring akademik dan riset internasional melalui kolaborasi dengan Institute of Plant Science and Resources (IPSR), Okayama University, Jepang. Kolaborasi yang telah berlangsung sejak tahun 2024 ini berfokus pada eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya genetik lokal Kalimantan Timur, khususnya tanaman keladi (Alocasia sp.) yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif.

Berawal dari Eksplorasi Sumber Daya Genetik Kaltim sejak 2021

Riset mengenai tanaman talas dan keladi lokal Kalimantan Timur yang saat ini dikembangkan bersama Okayama University memiliki perjalanan penelitian yang cukup panjang. Pada tahun 2021, Dr. Odit Ferry Kurniadinata bekerja sama dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Jerman, dalam kegiatan eksplorasi berbagai komoditas lokal Kalimantan Timur, termasuk talas lokal yang tumbuh di kawasan lahan gambut dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk menggali potensi sumber daya genetik tanaman lokal yang selama ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat, tetapi belum banyak dikarakterisasi dan dikaji secara ilmiah. Salah satu temuan penting dari kerja sama internasional tersebut adalah teridentifikasinya sejumlah varietas talas lokal yang memiliki karakter dan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Temuan awal tersebut kemudian menjadi salah satu pijakan bagi penelitian lanjutan untuk memahami lebih dalam karakter fisiologis, kandungan kimia, dan prospek pemanfaatan tanaman umbi lokal Kalimantan Timur. Dengan demikian, kolaborasi riset bersama IPSR Okayama University merupakan bagian dari kesinambungan penelitian yang bergerak dari eksplorasi plasma nutfah lokal, identifikasi bahan genetik potensial, hingga karakterisasi pada tingkat fisiologi dan biokimia.

Sejak tahun 2024, kajian tersebut diperkuat melalui kerja sama antara AGT Universitas Mulawarman dan Institute of Plant Science and Resources, Okayama University. Kolaborasi ini memberikan kesempatan untuk melakukan analisis yang lebih mendalam dengan memanfaatkan keahlian peneliti serta fasilitas riset yang tersedia di IPSR.

Kadis Mujiono, Ph.D., dan Dr. Odit Ferry Kurniadinata bersama Prof. Ivan Galis di IPSR, Okayama University, tahun 2025
Dokumentasi: Foto bersama tim peneliti dari PS. AGT Unmul (Kadis Mujiono, Ph.D., dan Dr. Odit Ferry Kurniadinata) bersama Prof. Ivan Galis pada pelaksanaan kolaborasi di IPSR-Okayama University tahun 2025.

Mengkaji Potensi Alocasia sebagai Sumber Karbohidrat

Kalimantan Timur memiliki kekayaan sumber daya genetik yang sangat besar, termasuk diversitas tanaman talas dan keladi yang potensinya belum sepenuhnya dieksplorasi. Beberapa jenis Alocasia memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai sumber pangan karena memiliki kandungan amilosa yang tinggi, sehingga berpotensi menjadi salah satu sumber karbohidrat alternatif berbasis sumber daya lokal.

Namun demikian, potensi tersebut juga disertai dengan tantangan. Beberapa jenis Alocasia diketahui memiliki kandungan kalsium oksalat (calcium oxalate) yang relatif tinggi. Kristal kalsium oksalat dapat menyebabkan sensasi gatal dan iritasi saat bersentuhan dengan kulit maupun ketika tanaman dikonsumsi tanpa proses pengolahan yang memadai.

Karena itu, pemahaman mengenai karakteristik, distribusi, serta aspek fisiologis kalsium oksalat menjadi sangat penting sebelum tanaman tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber pangan.

berita admin