Program Studi Agroekoteknologi tumbuh dari sejarah panjang Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman dan penguatan pendidikan pertanian berkelanjutan berbasis agroekosistem tropika lembap Kalimantan Timur.
Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman berdiri pada tanggal 28 September 1962 berdasarkan Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 130 Tahun 1962. Pada awal berdirinya, Fakultas Pertanian memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Budidaya Pertanian dan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.
Jurusan Budidaya Pertanian menaungi tiga program studi, yaitu Agronomi, Ilmu Tanah, serta Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Ketiga bidang ini menjadi fondasi keilmuan penting dalam pengembangan pendidikan pertanian di Universitas Mulawarman.
Pada pertengahan dekade 2000-an, khususnya tahun 2005-2007, terjadi penurunan minat mahasiswa baru pada bidang pertanian, perikanan, dan kehutanan. Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi pertanian di Indonesia melakukan penataan kurikulum dan kelembagaan agar pendidikan pertanian lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Melalui Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia pada tahun 2006 di Universitas Sam Ratulangi Manado, disepakati penggabungan tiga program studi di bawah Jurusan Budidaya Pertanian menjadi Program Studi Agroteknologi atau Agroekoteknologi. Kesepakatan tersebut diperkuat dengan Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas RI No. 163/DIKTI/Kep/2007.
Universitas Mulawarman kemudian menindaklanjuti kebijakan tersebut melalui Keputusan Rektor Universitas Mulawarman No. 402/DT/2008 tentang Penataan Jurusan/Program Studi serta Penyesuaian Kurikulum Fakultas Pertanian. Sejak saat itu, tiga program studi di bawah Jurusan Budidaya Pertanian melebur menjadi Program Studi Agroekoteknologi.
Dalam perkembangannya, Program Studi Agroekoteknologi terus memperkuat mutu pendidikan. Program studi ini memperoleh akreditasi B pada periode 2013-2017 dan kembali meraih reakreditasi B pada periode 2017-2022. Selanjutnya, pada periode 2022-2027, Program Studi Agroekoteknologi memperoleh akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT, serta pada Maret 2025 memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN.
Perjalanan Program Studi Agroekoteknologi
Perkembangan dari Masa ke Masa
Dari Budidaya Pertanian menuju Agroekoteknologi
Ketua Jurusan / Program Studi
Sejarah Program Studi
1962
Fakultas Pertanian berdiri bersama Universitas Mulawarman
2008
Agroekoteknologi resmi terbentuk melalui penataan program studi
2022
Meraih akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
2025
Memperoleh akreditasi internasional ASIIN
Linimasa Penting
1962
Berdirinya Fakultas Pertanian
Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman berdiri pada 28 September 1962, satu hari setelah berdirinya Universitas Mulawarman.
2006
Kesepakatan Restrukturisasi Kurikulum
Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia menyepakati restrukturisasi program studi bidang budidaya pertanian.
2007
Penataan dan Kodifikasi Program Studi
Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas RI No. 163/DIKTI/Kep/2007 memperkuat penataan program studi pada perguruan tinggi.
2008
Terbentuknya Program Studi Agroekoteknologi
Tiga program studi di bawah Jurusan Budidaya Pertanian melebur menjadi Program Studi Agroekoteknologi.
2013
Akreditasi B
Pada periode 2013-2017, Program Studi Agroekoteknologi memperoleh status akreditasi B.
2022
Akreditasi Baik Sekali
Pada periode 2022-2027, Program Studi Agroekoteknologi memperoleh akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT.
2025
Akreditasi Internasional ASIIN
Pada Maret 2025, Program Studi Agroekoteknologi memperoleh akreditasi internasional dari lembaga ASIIN.
Narasi Sejarah
Kepemimpinan
2008-2009
Ir. Syakhril, M.Si
2009-2013
Abdul Sahid, S.P., M.P.
2013-2015
Ir. Ansyahari, M.S.
2015-2025
Dr. Ir. H. A. Syamad Ramayana, M.P.
2025-sekarang
Kadis Mujiono, SP., M.Sc., Ph.D.