Dosen Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Reza Prakoso Dwi Julianto, menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung gerakan grow your own food yang berkelanjutan. Ia menilai ketahanan pangan nasional tidak cukup bertumpu pada produksi skala besar. Kemandirian pangan masyarakat dan penguatan produk lokal juga menjadi faktor penentu.
Reza menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran strategis sebagai penyedia pendanaan dan penentu kebijakan. Kebijakan pertanian perlu diarahkan untuk melindungi petani lokal, menjaga kestabilan harga hasil pertanian, serta memberikan kepastian ekonomi. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat kembali tertarik mengelola sektor pertanian secara serius.
Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam obrolan OTS Pro 2 RRI Samarinda. Dalam kesempatan itu, Reza menekankan bahwa tanpa jaminan kebijakan yang jelas, petani akan terus berada pada posisi rentan. Fluktuasi harga dan ketidakpastian pasar sering menjadi penyebab rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian.
Selain aspek ekonomi, Reza juga menyoroti pentingnya regulasi lahan dan lingkungan. Ia menekankan bahwa lahan pertanian, khususnya lahan sawah, harus dilindungi sesuai peruntukannya. Alih fungsi lahan dinilai dapat menurunkan kapasitas produksi pangan dan mengancam keberlanjutan pertanian.
Menurutnya, kebijakan tata ruang perlu diperketat. Lahan sawah harus tetap difungsikan sebagai area produksi pangan. Kawasan penyangga lingkungan juga perlu dijaga agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lain yang berisiko menimbulkan bencana seperti longsor. Pengaturan yang tegas dinilai mampu menjaga produktivitas tanaman secara optimal.
Reza mengakui bahwa gerakan grow your own food mulai mendapat perhatian masyarakat. Namun, ia menilai implementasi kebijakan masih menjadi tantangan utama. Regulasi yang kuat dan sosialisasi yang masif diperlukan agar masyarakat terdorong menanam pangan secara mandiri.
Pendekatan ini dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Gerakan ini juga berpotensi meningkatkan ekonomi lokal. Dampaknya terasa terutama saat harga bahan pokok berfluktuasi dan sering merugikan petani. Reza berharap sinergi kebijakan dan partisipasi masyarakat dapat memperkuat masa depan pertanian yang berkelanjutan.