Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Sukses Menjadi Tuan Rumah FKPTPI Wilayah Timur

  • HARI PERTAMA

Lain kesempatan juga, Ketua FKPTPI Wilayah Indonesia Timur, Dr. Ir. Bambang Joko Priatmadi, M.P., menjelaskan ada dua maksud dan tujuan dilaksanakannya acara hari ini pertama, memberikan ruang diskusi mengenai peran perguruan tinggi pertanian membangun dan mengembangkan pertanian di Indonesia khususnya di wilayah Indonesia Timur dan yang kedua adalah diharapkan memperkuat jejaring kerja sama FKPTPI di wilayah timur khususnya. Beliau juga berharap FKPTPI menjadi agen of change dalam pembangunan pertanian dan memodernisasi pertanian. Yang terakhir sambutan dan sekaligus membuka acara, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Encik Akhmad Syaifudin, M.P., beliau berpesan UNMUL akan selalu turut serta menjadi bagian untuk pembangunan pertanian dan pembangunan pendidikan pertanian di Indonesia.
Acara Seminar Nasional dan Lokakarya Nasional hari ini menghadirkan 3 Keynote Speaker, yang pertama dibawakan oleh Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P., dikesempatan ini beliau menyampaikan materinya berjudul “Arah Kebijakan Pangan Menghadapi Tantangan Masa Depan”, dilanjutkan Guru Besar Ilmu Nutrisi Ternak Ruminasia Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Hendrawan Soetanto, M.Rur.Sc., dengan materi yang dibawakan yaitu Kebijakan Dan Tantangan Pengembangan Perguruan Tinggi Pertanian Dan Penyelenggaraan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)” dan yang terakhir Ketua Joglo Tani Kolong Langit, Achmad Muchtadin yang langsung menjelaskan materi pembahasannya seputar Pertanian Masa Kini.
DOWNLOAD MATERI

  • HARI KEDUA

Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berada di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Tempat ini berada di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang saat ini masih menjadi hak kelola PT ITCI Hutani Manunggal (IHM). Perjalanan ini memakan waktu sekitar 4 jam dari Kota Samarinda menuju lokasi. Peserta FKPTPI sangat menikmati keindahan alam di wilayah tersebut dengan mengambil dokumentasi dari perangkatnya masing-masing sebagai kenangan di hari nantinya di tempat bersejarah tersebut. (/fmn)

Galeri Kegiatan -> KLIK DISINI

KLIK DISINI